artikel TJAHAJA BARUInfo Berita Terbaru, kegiatan atau Acara di Tjahaja Baru

Forged Piston dan DiAsil CylinderThursday, 25 August 2011 oleh: Tjahaja Baru

Sejauh ini proses pembuatan piston ada 2 macam; Forging dan Gravity Casting. Sesuai namanya sistem forging melalui sistem tempa atau cetakan yang kemudian diberi tekanan hingga padat, sedangkan gravity casting yaitu melalui sistem tuang alias cor pada cetakan dan kemudian juga diberi tekanan dan gas. Dengan sistem forging piston lebih padat dan juga ringan dibanding gravity dengan asumsi perbandingan 2 pison sama besar atau seukuran.

Kelebihan lain dari metode forging yaitu bisa membuat part atau disebut juga torak ini menjadi lebih tahan tekanan. Tapi besarnya tekanan tetap tergantung dari desain piston itu sendiri. Sedangkan bagi mesin juga mendapat keuntungan sendiri karena kinerja putaran mesin makin enteng jadinya RPM semakin bertambah tinggi. Kalau putaran mesin bertambah tinggi, tentunya kecepatan motor bisa ikutan terdongkrak.

Jika ingin menggunakan piston tempa ada beberapa hal yang perlu disesuaikan. Misalnya silinder itu sendiri, seperti pada Yamaha Xeon, Jupiter MX dan V-ixion yang menggunakan bahan DiAsil Cylinder yang dilapisi silikon khusus agar friksi yang tercipta makin minim. DiAsil memiliki daya tahan yang kuat terhadap keausan dan cocok dengan piston forging.

Komentar:

 -