artikel TJAHAJA BARUInfo Berita Terbaru, kegiatan atau Acara di Tjahaja Baru

Nenek Moyang Yamaha MioFriday, 01 August 2014 oleh: Tjahaja Baru

Siapa yang nggak tau Yamaha Mio? Kalo nggak tau, tuh orang bener-bener kuper abis. Atau dia baru balik dari ruang angkasa! Ya iya lahh, soalnya udah ribuan Yamaha Mio wira-wiri di jalanan tiap hari. Maklum aja, Yamaha Mio motor matic paling laris di Indonesia. Jadi pasti banyak yang pake. Cuma, pernah tau nggak siapa nenek moyangnya Yamaha Mio? Yop, dia adalah Yamaha SC 1. Ini adalah motor scooter pertama bikinan Yamaha.

Setelah sukses dengan sepeda motornya, pada 1960-an Yamaha mulai mengembangkan teknologi motor buatnya lebih modern. Salah satu model baru yang diluncurkan adalah Yamaha SC 1. Motor ini merupakan scooters pertama bikinan Yamaha. Ide pengambangan scooter oleh Yamaha karena pada akhir 1950-an, di Amerika sedang booming motor jenis ini. Hampir semua pabrikan di Eropa membuat scooter. Meski awalnya Yamaha SC 1 diproduksi hanya untuk di Jepang, namun permintaan yang besar dari luar negeri, membuat Yamaha harus menambah kapasitas produksi.

Hadirnya Yamaha SC 1 memang seperti angin segar bagi pencinta kotor. Teknologi mesin yang maju di jamannya dan model yang keren dengan konsep desain avant-garde jadi alasan kenapa scooter ini langsung melejit di pasaran. Alasan lainnya karena dalam paruh kedua tahun 1960-an ekonomi Amerika menderita dari konflik yang sedang berlangsung di Vietnam. Sehingga sepeda motor yang pernah menjadi simbol pria muda petualang nggak menjual lagi. Pilihan mereka jatuh pada motor jenis scooter. Gaung trand scooter pun sampe ke Indonesia. Hampir semua anak muda kota besar (bahkan pejabat pemerintah daerah) di Indonesia pada saat itu memilih scooter sebagai alat transportasi. Sayangnya Yamaha SC 1 nggak masuk ke Indonesia, scooter yang datang saat itu kebanyakan buatan Eropa.

Yamaha SC 1 mengusung mesin Forced Air-Cooled 2-st Single Piston Valve, dengan kekuatan 175 cc. Motor ini bisa digeber hingga 90km/jam, kecepatan putaran 10.3PS/5500 rpm. Hebatnya lagi, motor yang punya bobot motor 123 Kg sudah dilengkapi elektrik starter. Poros roda depan dan suspensi bagian belakang sudah kantilever.

Komentar:

 -